Ketahui 5 Tradisi Unik dan Terkenal yang Ada di Bali

Bali termasuk salah satu daerah di Indonesia yang masih kental akan budaya tradisional. Destinasi wisata dunia ini tak hanya menyuguhkan pemandangan alam dan kuliner saja, tetapi juga keunikan adat istiadatnya. Tradisi Bali terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat. Mereka berkeyakinan bahwa tradisi yang dijalankan akan mendatangkan pengaruh baik untuk kehidupan.
Apa saja tradisi-tradisi unik dan terkenal yang dimiliki provinsi berjuluk Pulau Dewata ini? Berikut adalah daftar beserta penjelasannya.

1.                 Ngaben
ngaben
Ngaben (sumber: flickr @mio cade)
Umat Hindu di Bali memiliki ritual yang berbeda untuk orang yang telah meninggal. Ritualnya disebut dengan ngaben. Dalam kepercayaan Hindu Bali, upacara ini bertujuan untuk melepaskan roh dari belenggu duniawi. Tujuan selanjutnya ialah mempermudah bersatunya roh dengan Tuhan. Berikutnya, ngaben bertujuan mengembalikan semua unsur Panca Maha Bhuta atau lima unsur utama dari tubuh manusia.
Jenazah akan diantar dengan iring-iringan banyak orang dan keranda berhias megah. Selain itu, jenazah akan dibakar dan dihanyutkan ke sungai atau laut. Pihak keluarga yang melakukan upacara ini menunjukkan bahwa mereka telah mengikhlaskan kepergian orang yang telah meninggal.

2.                 Melasti
Upacara yang satu ini dilangsungkan setiap setahun sekali, tepatnya sebelum Hari Raya Nyepi. Dalam kepercayaan umat Hindu di Bali, melasti memiliki lima tujuan. Pertama, upacara diawali dengan pemujaan dan mengikuti tuntunan Tuhan dan semua manifestasinya. Dengan menaati tuntunan, manusia akan mendapatkan kekuatan suci untuk mengelola kehidupan dunia.
Kedua, menghanyutkan penderitaan dan melenyapkan penyakit sosial pada masyarakat. Ketiga, menghilangkan kepapaan dengan membimbing umat. Keempat, mengingatkan umat Hindu untuk menjaga kelestarian lingkungan. Terakhir, mengambil sari-sari kehidupan dari tengah lautan. Melasti juga dilaksanakan dalam rangka memohon kesejahteraan alam menjelang pergantian tahun Saka.

3.                 Ogoh-ogoh
Selain melasti, tradisi yang identik dengan Hari Raya Nyepi adalah ogoh-ogoh. Pada malam sebelum Nyepi, karya seni patung yang merupakan perwujudan Bhuta Kala ini akan diarak keliling daerah. Tradisi ogoh-ogoh telah dimulai sejak tahun 1980-an, tepatnya saat Nyepi diresmikan sebagai hari libur nasional.
Bicara tentang Bhuta Kala, umat Hindu memercayainya sebagai roh jahat yang suka mengganggu manusia. Setiap banjar membuat ogoh-ogoh dengan desain yang berbeda-beda. Setelah diarak, ogoh-ogoh akan dibakar yang dimaknai sebagai pemusnahan segala keburukan di dunia.

4.                 Makepung
Makepung mirip dengan karapan sapi di Madura. Namun, hewan yang digunakan dalam tradisi ini adalah kerbau. Makepung dijadikan sebagai atraksi budaya oleh pemerintah setempat. Dalam tradisi ini, terdiri dua kelompok, yakni kelompok berbendera hijau dan bendera merah. Pemenang akan ditentukan berdasarkan jarak. Jika salah satu peserta bisa memperlebar jarak lebih dari 10 meter dengan peserta di belakangnya, dia keluar sebagai pemenang.

5.                 Mekare-kare
makare kare

Makare kare (sumber:wikipedia)
Tradisi yang satu ini hanya ada di sebuah desa adat di Karangasem, yakni Tenganan. Desa Tenganan termasuk dalam Bali Aga, yaitu desa yang tidak terpengaruh oleh budaya luar. Mekare-kare di Tenganan dilaksanakan setiap bulan Juni untuk menghormati Dewa Indra. Dalam ritualnya, para remaja laki-laki akan menggunakan pandan berduri yang diikat dan perisai dari rotan.

Tidak sabar untuk menyaksikan secara langsung keunikan tradisi Bali? Yuk, berkunjung ke Pulau Dewata! Jangan lupa untuk memeriksa jadwal ritual dilangsungkan agar Anda tidak datang di waktu yang salah.
Jika sedang mencari tiket Citilink, ada Airy yang siap membantu Anda. Temukan tiket pesawat ke Bali dari berbagai maskapai tanpa khawatir dengan penipuan maupun layanan yang mengecewakan. Ada kendala saat perjalanan? Tersedia layanan refund dan reschedule yang praktis di Airy.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel